Reviu Dan Uji Keterbacaan Modul PKB Guru MI dan MA

Penulis: Meiliana —

Kegiatan Reviu dan Keterbacaan PKB Guru MI dan MA agar modul modul yang akan diluncurkan itu bisa dipahami oleh peserta didik kita sendiri. Ada beberapa modul yang sedang diuji keterbacaannya oleh para pakar kita dan oleh guru serta para praktisi pendidikan.

Hal ini disampaikan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah , Muhammad Zein saat diwawancarai oleh reporter MAK Report  dalam Kegiatan Reviu dan Uji Keterbacaan Modul PKB Guru MI dan MA di Bogor, Selasa (10/11).

Muhammad Zein mengapresiasi kegiatan tersebut dan menjelaskan,  sekarang ini anak anak mengalami Default Industry  Revolution (revolusi generasi ke 4). Buku tetap relevan karena buku itu bisa di PDF  kan juga. Anak milenial itu lebih suka Internet Of Thing’s tentu modul disajikan bukan hanya dalam bentukan hard copy tapi juga akan di PDF kan.  Jadi bagi saya modul tetap penting., buku buku yang hardcopy juga tetap penting.

Beliau mengutip seorang sastrawan dunia yang bernama UMBERTO ECO  yang menulis buku yang sangat terkenal The Name Of  Rose (apa arti bunga mawar),  meskipun di era digital sudah serba internet, serba google,  sudah ada ruang guru dan sebagainya. Tapi buku tetap penting karena buku itu sudah menjadi atau sudah menciptakan peradaban yang sangat canggih seperti sekarang ini.

Kegiatan ini diikuti oleh 46 peserta, yang terdiri dari unsur Konsultan Komponen 3, Pengembang Modul Bahasa Indonesia, Pengembang modul Bahasa Inggris, Pengembang Modul Biologi, Pengembang Modul bimbingan Konseling, Pengembang Modul Ekonomi, Pengembang Modul Fisika, Pengembang Modul Kimia, Pengembang Modul Matematika,  Dirjen Pendis, Direktorat GTK Madarasah, Direktorat KSKK Madrasah, Kepala Madrasah dan Guru.

Scroll to top