{"id":2641,"date":"2024-05-20T20:37:00","date_gmt":"2024-05-20T20:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/?p=2641"},"modified":"2026-03-07T20:39:48","modified_gmt":"2026-03-07T20:39:48","slug":"pameran-adiwastra-nusantara-2024-mengangkat-keindahan-kain-tradisional-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/pameran-adiwastra-nusantara-2024-mengangkat-keindahan-kain-tradisional-indonesia\/","title":{"rendered":"Pameran Adiwastra Nusantara 2024: Mengangkat Keindahan Kain Tradisional Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis &#8211; Resti Rahmadiany, MAK Report Jakarta, Pameran <strong>Adiwastra Nusantara<\/strong> kembali digelar sebagai salah satu pameran terbesar yang menampilkan kekayaan <strong>kain tradisional Indonesia<\/strong>. Acara ini menjadi wadah bagi para pengrajin, pelaku usaha, serta pecinta budaya untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan wastra Nusantara yang sarat nilai sejarah dan filosofi.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pameran Adiwastra Nusantara telah diselenggarakan secara berkala setiap tahun sejak <strong>2008<\/strong> dan terus berkembang menjadi ajang bergengsi bagi industri kain tradisional di Indonesia. Pada tahun <strong>2024<\/strong>, pameran ini menghadirkan lebih dari <strong>400 pengrajin wastra adat<\/strong> dari berbagai daerah di seluruh penjuru Nusantara. Para pengrajin tersebut membawa beragam karya terbaik yang mencerminkan kekayaan budaya serta keunikan motif dari setiap daerah.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/BG-14-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2643\" srcset=\"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/BG-14-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/BG-14-300x169.jpg 300w, https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/BG-14-768x432.jpg 768w, https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/BG-14.jpg 1366w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbagai jenis kain tradisional dipamerkan dalam acara ini, mulai dari <strong>Batik<\/strong>, <strong>Tenun<\/strong>, hingga <strong>Songket<\/strong> yang memiliki nilai seni tinggi dan menjadi identitas budaya bangsa. Setiap kain tidak hanya menampilkan keindahan motif dan warna, tetapi juga menyimpan makna filosofis yang diwariskan secara turun-temurun oleh para pengrajin.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pameran yang menampilkan produk wastra dari para pelaku <strong>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)<\/strong> ini berlangsung selama lima hari, yaitu pada <strong>15 hingga 19 Mei 2024<\/strong>. Selama penyelenggaraan pameran, para pengunjung tidak hanya dapat melihat berbagai koleksi kain tradisional, tetapi juga berkesempatan untuk membeli langsung hasil karya para pengrajin serta mempelajari proses pembuatan kain secara lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/BG-15-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2644\" srcset=\"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/BG-15-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/BG-15-300x169.jpg 300w, https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/BG-15-768x432.jpg 768w, https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/BG-15.jpg 1366w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain menjadi ajang promosi produk kerajinan, Adiwastra Nusantara juga berperan penting dalam memperkuat keberadaan UMKM sebagai salah satu pilar penting perekonomian nasional. Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha lokal memperoleh kesempatan untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan produk budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ke depannya, diharapkan berbagai <strong>UMKM Nusantara<\/strong> dapat terus berkembang dan menjadi <strong>tulang punggung perekonomian bangsa<\/strong>, sekaligus berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya tradisional Indonesia. Dengan adanya pameran seperti Adiwastra Nusantara, generasi muda diharapkan semakin mengenal dan mencintai kain tradisional sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"PAMERAN ADI WASTRA NUSANTARA 2024\" width=\"800\" height=\"450\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Z7GkzKECnhc?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis &#8211; Resti Rahmadiany, MAK Report Jakarta, Pameran Adiwastra Nusantara kembali digelar sebagai salah satu pameran terbesar yang menampilkan kekayaan kain tradisional Indonesia. Acara ini menjadi wadah bagi para pengrajin, pelaku usaha, serta pecinta budaya untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan wastra Nusantara yang sarat nilai sejarah dan filosofi. Pameran Adiwastra Nusantara telah diselenggarakan secara berkala setiap tahun sejak 2008 dan terus berkembang menjadi ajang bergengsi bagi industri kain tradisional di Indonesia. Pada tahun 2024, pameran ini menghadirkan lebih dari 400 pengrajin wastra adat dari berbagai daerah di seluruh penjuru Nusantara. Para pengrajin tersebut membawa beragam karya terbaik yang mencerminkan kekayaan budaya serta keunikan motif dari setiap daerah. Berbagai jenis kain tradisional dipamerkan dalam acara ini, mulai dari Batik, Tenun, hingga Songket yang memiliki nilai seni tinggi dan menjadi identitas budaya bangsa. Setiap kain tidak hanya menampilkan keindahan motif dan warna, tetapi juga menyimpan makna filosofis yang diwariskan secara turun-temurun oleh para pengrajin. Pameran yang menampilkan produk wastra dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini berlangsung selama lima hari, yaitu pada 15 hingga 19 Mei 2024. Selama penyelenggaraan pameran, para pengunjung tidak hanya dapat melihat berbagai koleksi kain tradisional, tetapi juga berkesempatan untuk membeli langsung hasil karya para pengrajin serta mempelajari proses pembuatan kain secara lebih dekat. Selain menjadi ajang promosi produk kerajinan, Adiwastra Nusantara juga berperan penting dalam memperkuat keberadaan UMKM sebagai salah satu pilar penting perekonomian nasional. Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha lokal memperoleh kesempatan untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan produk budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas. Ke depannya, diharapkan berbagai UMKM Nusantara dapat terus berkembang dan menjadi tulang punggung perekonomian bangsa, sekaligus berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya tradisional Indonesia. Dengan adanya pameran seperti Adiwastra Nusantara, generasi muda diharapkan semakin mengenal dan mencintai kain tradisional sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan bangsa.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2642,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-2641","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2641"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2641\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2646,"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2641\/revisions\/2646"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2641"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mak-ui.sch.id\/v5\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}