Oleh: Andya Pratama
Jakarta, Selasa (28 Mei 2019) – Yayasan Taman Cendekia Gorontalo melakukan studi tiru ke MAK Unggulan Informatika (MAK UI) Jakarta guna mempelajari model Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) sebagai rujukan pengembangan pendidikan vokasi berbasis madrasah.
Rombongan dipimpin Nelson Pomalingo yang saat itu menjabat sebagai Bupati Gorontalo dan didampingi pengawas madrasah. Kunjungan tersebut difokuskan pada pendalaman konsep kelembagaan, tata kelola, serta kesiapan administrasi sebagai prasyarat pendirian MAK baru.
Kedatangan tim disambut Kepala MAK UI Andya Pratama bersama Ketua Yayasan Cipta Insan Pratama (YCIP) Ricky Hakiqi. Pembukaan berlangsung pukul 10.00 WIB di Ruang IPB dan dilanjutkan dengan pemaparan visi-misi, sistem pengelolaan, serta sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hampir empat jam.
Dalam forum tersebut, pihak Yayasan Taman Cendekia menggali secara detail aspek legalitas, administrasi, hingga strategi pengembangan program vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Kepala MAK UI Andya Pratama menyampaikan bahwa pengembangan madrasah vokasi perlu disesuaikan dengan potensi dan kearifan lokal daerah. Ia menilai Gorontalo memiliki peluang besar mengembangkan bidang keahlian berbasis agro bisnis, khususnya pertanian jagung, yang relevan dengan karakteristik wilayah.
Studi tiru ini menjadi langkah awal Yayasan Taman Cendekia dalam mematangkan rencana pendirian madrasah vokasi, sekaligus memperkuat komitmen peningkatan mutu pendidikan berbasis kebutuhan industri dan potensi daerah.




