Wujudkan Guru Profesional, Kemenag Jakarta Selatan Launching Modul Ajar dan Rabu Guru Belajar

Penulis – Muhammad Fahrel – MAK Report Jakarta, Upaya memperkuat transformasi digital di lingkungan pendidikan madrasah terus dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Salah satu langkah strategis yang kini dihadirkan adalah peluncuran Aplikasi Modul Ajar Madrasah, sebuah inovasi digital yang dirancang untuk membantu guru menyusun serta mengelola materi pembelajaran secara lebih praktis, sistematis, dan efisien. Peluncuran aplikasi ini menjadi bagian dari program “Madrasah Digital”, sebuah inisiatif yang bertujuan mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran di madrasah. Melalui platform ini, guru diharapkan dapat lebih mudah merancang modul ajar yang terstruktur, sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan pembelajaran di era modern. Aplikasi tersebut memungkinkan para guru untuk menyusun modul ajar secara digital, menyimpan materi pembelajaran, hingga melakukan pembaruan konten dengan lebih cepat. Dengan sistem yang terintegrasi, proses administrasi pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat dikelola secara lebih efektif dan efisien. Transformasi ini tidak hanya mempermudah kerja guru, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi siswa. Pemanfaatan teknologi pendidikan dinilai mampu menghadirkan metode pembelajaran yang lebih interaktif serta relevan dengan perkembangan zaman. Selain peluncuran aplikasi, kegiatan “Rabu Guru Belajar Madrasah” juga turut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme tenaga pendidik. Program ini menjadi ruang bagi para guru untuk belajar bersama, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan berbagai praktik baik dalam proses pembelajaran. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Kota Jakarta Selatan, yang berperan aktif sebagai wadah kolaborasi antar guru. Melalui forum ini, para pendidik dapat saling bertukar ide, memperluas jaringan profesional, serta mengembangkan inovasi pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif. Kehadiran kegiatan kolaboratif seperti ini dinilai penting dalam membangun budaya belajar yang berkelanjutan di kalangan guru madrasah. Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi yang kuat, kualitas pendidikan madrasah diharapkan dapat terus meningkat. Ke depan, implementasi aplikasi modul ajar digital dan program pengembangan guru ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Para guru pun diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi penggerak perubahan positif yang membawa inovasi pembelajaran ke lingkungan sekolahnya. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam memodernisasi sistem pendidikan madrasah agar tetap relevan, adaptif, dan mampu mencetak generasi yang siap menghadapi dinamika perkembangan zaman.

Mengintip Karya Seni Inspiratif di Pameran Art For Peace a Better Future SBY Art Community

Penulis – Wulia Puspita, MAK Report Jakarta,  Pameran seni bertajuk Art For Peace a Better Future yang digelar oleh SBY Art Community menghadirkan kembali karya-karya lukisan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di kawasan elit SCBD, Jakarta. Digelar sejak 7 September hingga 5 Oktober 2025, pameran ini dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB dan menjadi magnet bagi para pecinta seni dan masyarakat umum yang ingin menyelami sisi lain dari tokoh nasional tersebut. Mengusung tema perdamaian dan masa depan yang lebih baik, pameran ini bukan hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan mendalam yang lahir dari perenungan dan pengalaman pribadi SBY. Melalui puluhan lukisan yang dipamerkan, pengunjung diajak menelusuri beragam tema mulai dari keindahan alam, refleksi kehidupan, hingga spiritualitas dan nilai-nilai kemanusiaan. “Melukis bagi saya adalah refleksi diri. Di setiap sapuan kuas, saya mencoba menyalurkan rasa, pikiran, dan harapan. Ini adalah cara saya berdialog dengan diri sendiri, sekaligus menyampaikan pesan kepada masyarakat luas,” ungkap SBY dalam sambutan pembukaan pameran. Karya-karya yang ditampilkan menunjukkan perkembangan artistik SBY yang konsisten dan penuh makna. Menurut kurator pameran, setiap goresan dan warna dalam lukisan mencerminkan kedalaman emosi dan pemikiran sang seniman. “Ini bukan sekadar pameran visual, tapi sebuah perjalanan spiritual dan ekspresi batin seorang tokoh bangsa,” ujarnya. Selain menikmati karya-karya lukisan, pengunjung juga diberi kesempatan untuk mengikuti diskusi, sesi berbincang bersama seniman dan kurator, serta kegiatan interaktif lainnya. Hal ini memberikan ruang dialog yang memperkaya pemahaman akan makna seni dan proses kreatif di balik tiap karya. Pameran ini menjadi bukti bahwa seni mampu menjadi medium penyatuan, refleksi, dan inspirasi. Dalam suasana yang hangat dan penuh apresiasi, karya-karya SBY mengajak masyarakat untuk merenung, berharap, dan terus mencintai seni serta budaya Indonesia. Dengan semangat damai dan harapan untuk masa depan yang lebih baik, Art For Peace a Better Future menjadi lebih dari sekadar pameran ia adalah pesan visual dari seorang seniman sekaligus negarawan, untuk Indonesia dan dunia.

Pameran 25 Tahun CAN’S Gallery

Penulis – Shela MAK Artikel, Jakarta kembali menghadirkan ruang apresiasi seni yang menarik perhatian publik. CAN’S Gallery, salah satu galeri seni ternama di ibu kota, baru saja membuka pameran bertajuk Continuum. Pameran ini digelar dalam rangka merayakan 25 tahun perjalanan CAN’S Gallery sebagai wadah bagi para seniman untuk menampilkan karya terbaik mereka. Menariknya, pengunjung bisa menikmati lebih dari 50 karya seni dari seniman lokal secara gratis. Pameran Continuum tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan karya-karya visual yang memukau, tetapi juga menjadi refleksi kontribusi CAN’S Gallery terhadap perkembangan seni dan budaya di Indonesia. Kehadiran pameran ini memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk lebih dekat dengan dunia seni rupa, sekaligus mendukung keberlanjutan ruang kreatif bagi seniman lokal. Antusiasme pengunjung pun terlihat sejak awal buka. Reporter MAK Artikel sempat bertanya kepada salah satu pengunjung, Fina asal Cilegon yang kini tinggal di Tangerang. Ia mengaku mengetahui pameran ini melalui media sosial dan langsung tertarik untuk hadir. “Saya tertarik karena dari sosmed kelihatan bagus-bagus karyanya dan menarik. Saya akhirnya datang ke sini bersama teman, sekaligus karena memang suka melihat dan menikmati karya seni,” ungkap Ka Fina. Menurut Ka Ira, asisten proyek di CAN’S Gallery, keberhasilan pameran ini juga tidak lepas dari upaya penyebaran informasi yang gencar. “Untuk menyebarluaskan info pameran, kita posting di sosial media seperti Instagram dan website. Selain itu, kita juga bekerjasama dengan berbagai media, contohnya Kompas, The Time Place, BAZAR, Majalah Dewi, TFN, dan banyak lagi. Jadi, informasinya tidak hanya dari internal, tapi juga dari eksternal, sehingga makin banyak orang yang tahu,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pameran Continuum tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan ulang tahun ke-25 CAN’S Gallery. “Pameran ini diselenggarakan setiap tahun, tapi tahun ini spesial karena anniversary ke-25. Kami menggelarnya di dua tempat, yaitu di CAN’S Gallery yang dibuka sejak 19 September hingga 20 Oktober, dan di Menara Kompas Bentara Budaya Art Gallery yang dibuka mulai 27 September hingga 11 Oktober,” tambahnya. Kehadiran pengunjung dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar hingga orang tua, menunjukkan bahwa pameran ini benar-benar terbuka untuk umum. Sosial media dan media massa menjadi jembatan penting dalam memperluas jangkauan informasi, sementara karya seni yang dipamerkan memberikan kesan mendalam bagi siapa pun yang hadir. Bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan seni selama 25 tahun CAN’S Gallery, pameran Continuum masih terbuka hingga 20 Oktober 2025 di CAN’S Gallery, Jakarta, serta hingga 11 Oktober 2025 di Bentara Budaya Art Gallery, Menara Kompas. Kesempatan ini tentu sayang untuk dilewatkan, terlebih karena seluruh rangkaian acara dapat dinikmati secara gratis.

Penyerahan Medali Juara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 di Jakarta Selatan

Jakarta Selatan – Aula lantai 3 Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Jakarta Selatan menjadi saksi berlangsungnya acara penyerahan medali Juara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 pada Selasa, 30 September 2025 pukul 08.30 WIB. Suasana khidmat dan penuh kebanggaan terasa dalam kegiatan yang mempertemukan para juara dengan jajaran pejabat Kemenag, guru, serta orang tua siswa. Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) merupakan ajang kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kompetisi ini bertujuan untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, dan daya saing siswa madrasah serta sekolah sederajat, khususnya dalam bidang sains, riset, dan penguatan karakter Islami. OMI merupakan evolusi dari Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researcher Supercamp (MYRES), yang kini terintegrasi menjadi wadah lebih komprehensif dengan menekankan harmonisasi antara ilmu pengetahuan dan nilai keislaman. Acara dimulai dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh M. Yunus Hasyim, S.Ag., M.I.Kom. selaku Kepala Kantor Kemenag Jakarta Selatan, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad). Dalam sambutannya, Kepala Kemenag menegaskan bahwa OMI bukan hanya sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembentukan generasi berprestasi yang berakhlak mulia. Doa penutup dipimpin oleh Zakariya, M.A. selaku Kepala Madrasah Aliyah MP UIN, yang mengiringi rasa syukur atas keberhasilan para juara dan harapan agar ilmu yang diraih membawa manfaat bagi bangsa dan umat. Adapun para pemenang OMI 2025 tingkat Kota Jakarta Selatan berasal dari berbagai jenjang pendidikan dan mata pelajaran, antara lain: Jenjang SD/MI: Afifah Khairunnisa Rakas (Juara 1 IPAS, MIN 8 Jakarta), Shofia Kiranutami Fitradi (Juara 1 Matematika, MIS Pembangunan UIN), serta Talita Hasna Humaira, Alika Putri Hakim, dan lainnya.Jenjang SMP/MTs: Riski Akbar (Juara 1 IPA, MTsN 1 Jakarta), Dheren Bramantyo (Juara 1 Matematika, SMPN 115 Jakarta), Kiara Nadhiva Lihu (Juara 1 IPS, SMPN 115 Jakarta), dan sederet siswa berbakat lainnya.Jenjang SMA/MA: Abdurrahman Raihan (Juara 1 Geografi, MAN 13 Jakarta), Laqueena Anastasya Afiffah Syarief (Juara 1 Biologi, SMAS Islam Al Azhar 1 Jakarta), Ahmad Milzam (Juara 1 Kimia, SMAN 8 Jakarta), Farel Raditya Hartono (Juara 1 Fisika, SMAS Islam Al Azhar 1 Jakarta), Ariyo Fadilah Asmara (Juara 1 Ekonomi, SMAN 8 Jakarta), serta Aisyah Rahmadina (Juara 1 Matematika, SMAN 8 Jakarta). Secara keseluruhan, sebanyak 33 pemenang dari 11 cabang lomba menerima medali dan tropi dalam kesempatan tersebut. Kepala Seksi Penmad, Masturoh, M.Pd., dalam keterangannya kepada reporter MAK menyampaikan, “Hari ini kita telah melaksanakan agenda Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat kota, dengan penyerahan medali kepada 33 peserta terbaik dari 11 cabang lomba. Harapannya, para juara ini dapat terus berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional, mengharumkan nama madrasah dan kota Jakarta Selatan.” Salah satu pemenang, Muhamad Faras S dari MAS MP UIN menyampaikan rasa syukurnya. “Saya sangat senang dengan pencapaian ini, meskipun merasa masih kurang puas karena acara ini hanya sekali diadakan. Untuk ke depan, saya ingin tampil lebih baik lagi dan bisa meraih prestasi lebih tinggi,” ujarnya penuh semangat. Dengan penyerahan medali ini, OMI 2025 di Jakarta Selatan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga meneguhkan peran madrasah sebagai pusat lahirnya generasi ilmuwan muda yang berkarakter Islami, berprestasi, dan siap membangun bangsa.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAK Unggulan Informatika

Rasulullah Menjadi Teladan untuk Mencetak Pelajar BerprestasiPenulis: Shella – Jakarta Dalam rangka menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai karakter di kalangan pelajar, OSIM MAK Unggulan Informatika menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa, 9 September 2025. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan meriah ini mengusung tema “Rasulullah Menjadi Teladan untuk Mencetak Pelajar Berprestasi.” Acara tersebut diikuti oleh seluruh siswa serta beberapa guru yang turut hadir untuk memeriahkan sekaligus mengambil hikmah dari peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Momentum ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para pelajar yang sedang menempuh pendidikan. Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan agenda pembiasaan pagi yang dipimpin oleh para siswa. Suasana kebersamaan dan semangat religius sudah terasa sejak awal kegiatan, sebelum panitia dari OSIM mempersiapkan rangkaian acara utama. Menjelang pembukaan resmi, suasana semakin semarak dengan penampilan pembuka dari Tim Maklung, yang berhasil menarik perhatian para peserta. Penampilan tersebut menjadi pembuka yang hangat sebelum acara resmi dimulai pada pukul 08.00 WIB. Acara kemudian dipandu oleh dua pembawa acara, Arisah Rifda Munandar dan Putri Febi Yanti, yang mengarahkan jalannya kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Yayasan, Ricky Haqiqi Almaturidi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan, khususnya bagi para pelajar yang sedang membangun masa depan. Ia menyampaikan bahwa akhlak mulia, kejujuran, kedisiplinan, serta semangat menuntut ilmu yang dicontohkan oleh Rasulullah merupakan nilai penting yang harus diterapkan oleh para siswa dalam meraih prestasi. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Nadia Mytha Berliani, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia, guru, dan siswa yang telah berpartisipasi serta mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan hadroh yang dipimpin oleh Rahmawan bersama tim. Lantunan shalawat yang menggema menciptakan suasana religius dan menambah kekhidmatan dalam memperingati Maulid Nabi. Memasuki sesi inti, Jenab Sopiah, selaku Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), menyampaikan tausiyah yang membahas tentang sunah-sunah Rasulullah SAW serta keutamaan dalam mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi tausiyah tersebut disimak dengan penuh perhatian dan antusias oleh para siswa. Dalam ceramahnya, beliau mengajak para pelajar untuk menjadikan Rasulullah sebagai inspirasi dalam membangun karakter, meningkatkan semangat belajar, serta berperilaku baik terhadap sesama. Setelah rangkaian tausiyah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan waktu istirahat pada pukul 10.15 WIB sebelum memasuki agenda perlombaan yang menjadi salah satu bagian paling meriah dalam acara tersebut. Perlombaan pertama yang digelar adalah lomba fashion show, yang berlangsung hingga pukul 12.15 WIB. Para peserta tampil dengan penuh percaya diri menampilkan busana terbaik mereka di hadapan para juri dan penonton. Setelah melaksanakan salat Dzuhur berjamaah, rangkaian kegiatan kembali dilanjutkan dengan lomba adzan dan lomba kultum (Kuliah Tiga Menit) yang berlangsung hingga pukul 15.15 WIB. Berbagai perlombaan tersebut tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas, keberanian, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan siswa. Melalui kegiatan ini, para pelajar didorong untuk mengekspresikan bakat dan kemampuan mereka dalam suasana yang positif dan edukatif. Adapun para pemenang lomba dalam kegiatan tersebut adalah: Juara Lomba Fashion Show – Nabil (Sunan Kalijaga)– Wulia (Siti Mariam) Juara Lomba Kultum (Kuliah Tiga Menit) – Aira Juara Lomba Adzan – Raja (Kelas XII)– Agha (Kelas XI) Rangkaian kegiatan kemudian ditutup setelah pelaksanaan salat Ashar berjamaah, dilanjutkan dengan pengumuman pemenang serta pembagian hadiah kepada para peserta yang berhasil meraih juara dalam setiap lomba. Secara keseluruhan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAK Unggulan Informatika tahun ini berlangsung dengan lancar, penuh semangat, serta sarat dengan nilai-nilai spiritual dan pendidikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa dapat semakin meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, para pelajar juga diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menjadi teladan bagi masyarakat di masa depan.

Bangga! Siswa MAK UI Berjaya di Ajang Taekwondo Nasional Mendagri Cup 2025

Jakarta, 25 Agustus 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu siswa MAK Unggulan Informatika (MAK UI). Agha Afdal, siswa kelas XI jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), berhasil meraih Juara 1 Taekwondo Tingkat Nasional dalam ajang bergengsi Mendagri Cup 2025. Kejuaraan ini berlangsung pada 22–24 Agustus 2025 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, dan diikuti oleh ratusan atlet berbakat dari berbagai daerah. Tercatat ada 185 klub dari DKI Jakarta, 10 klub dari Jawa Barat, serta 15 klub dari luar Pulau Jawa yang ikut meramaikan kompetisi ini. Agha Afdal tampil mewakili Tommy Club – Jakarta Barat pada kelas tanding Junior 48 kg Putra Prestasi (setara SMA). Dengan penuh semangat juang dan disiplin, ia berhasil menaklukkan lawan-lawannya hingga melangkah ke podium juara. Perjalanan Pertandingan Agha Afdal Babak Penyisihan Melawan Rizki Faturahman Siregar (Viraka Club, Jawa Barat) Ronde 1: Agha menang dengan skor 7 – 5 Ronde 2: Agha kembali menang dengan skor 12 – 4 Babak Semifinal Melawan Jessen Didik Daniel (Ghanas Club, NTT) Ronde 1: Agha menang 8 – 6 Ronde 2: Jessen menang 8 – 3 Ronde 3: Agha bangkit dan menang 10 – 3 Babak Final Melawan Lingga Mahardika Wahono (Antero Club, DKI Jakarta) Ronde 1: Agha menang 13 – 9 Ronde 2: Agha memastikan kemenangan dengan skor 10 – 7 Dengan perjuangan keras dalam tiga kali pertandingan, Agha berhasil meraih medali emas dan membawa pulang sertifikat juara 1 yang juga membuka peluang untuk beasiswa perguruan tinggi, serta mendapatkan boneka ikonik Mendagri sebagai simbol penghargaan. Makna Kemenangan Kejuaraan Mendagri Cup 2025 digelar dalam rangka menampung minat dan bakat atlet muda sekaligus mencari bibit unggul yang dapat diproyeksikan ke tingkat nasional maupun internasional. Kemenangan Agha Afdal menjadi bukti nyata bahwa siswa MAK UI tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik dan seni, tetapi juga mampu bersaing di kancah olahraga nasional. Prestasi ini tentu membawa kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, serta seluruh warga MAK UI. Diharapkan, keberhasilan Agha dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan semangat berkompetisi secara sehat. Selamat untuk Agha Afdal! Semoga langkahnya semakin gemilang dan mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, bahkan bangsa Indonesia di masa depan.

Puskesmas Larangan Utara Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SMPN 25 Kota Tangerang

Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SMPN 25 Tangerang, Dukung Program Nasional Cek Kesehatan Anak Sekolah Tangerang, 21 Agustus 2025 — Dalam rangka mendukung program nasional Cek Kesehatan Anak Sekolah (CKG) yang mulai diterapkan pada tahun ajaran baru 2025, tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Larangan Utara menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para siswa di SMP Negeri 25 Kota Tangerang, Kamis (21/8). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII dan IX. Program CKG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak usia sekolah melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menyeluruh. Melalui program ini, berbagai potensi gangguan kesehatan pada siswa dapat dideteksi sejak dini, sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Dalam pelaksanaannya, para siswa menjalani sejumlah pemeriksaan dasar, seperti pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan kesehatan gigi, mata, serta telinga. Selain itu, tim medis juga melakukan skrining terhadap beberapa penyakit yang berpotensi muncul pada usia remaja, di antaranya anemia, diabetes, hingga tuberkulosis (TBC). Pemeriksaan ini disesuaikan dengan kelompok usia siswa, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Di SMPN 25 Kota Tangerang, pemeriksaan kesehatan difokuskan pada dua kelompok siswa. Peserta didik kelas VII menjalani pemeriksaan kondisi tubuh secara umum, sementara siswa kelas IX mendapatkan layanan skrining kesehatan tambahan, termasuk deteksi dini terhadap risiko kanker serviks bagi siswi. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim medis dari Puskesmas Larangan Utara yang terdiri dari empat tenaga kesehatan. Salah satu di antaranya adalah Dokter Prinka, yang turut memimpin jalannya pemeriksaan. Dalam wawancara bersama tim peliput, Dokter Prinka menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini. “Pemeriksaan seperti ini sangat penting agar siswa dapat mengetahui kondisi kesehatan tubuh mereka sejak awal. Jika ditemukan gejala penyakit, maka penanganan medis dapat segera dilakukan,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah menjadi langkah strategis karena dapat menjangkau banyak siswa sekaligus, sekaligus memberikan edukasi kesehatan secara langsung. Menariknya, kegiatan ini juga diliput oleh tim jurnalis pelajar dari Anak Santun MAK Unggulan Informatika. Dalam peliputan tersebut, tiga siswa terlibat secara aktif, yakni Fachri sebagai kameramen, Aira sebagai reporter, serta Kazhim yang bertugas sebagai penanggung jawab peralatan. Keterlibatan siswa dalam kegiatan peliputan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran langsung di lapangan, sekaligus melatih kemampuan jurnalistik, komunikasi, dan kerja sama tim. Salah satu guru dari SMPN 25 Kota Tangerang, Zulkifli, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi siswa maupun pihak sekolah. “Dengan adanya pemeriksaan ini, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan siswa secara lebih menyeluruh. Hal ini tentu sangat membantu orang tua dan guru dalam melakukan antisipasi jika ditemukan masalah kesehatan. Harapannya, para siswa dapat tumbuh sehat dan menjadi generasi yang kuat,” ungkapnya. Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Ketua UKS SMPN 25 Kota Tangerang, Jena Dinara. Ia menilai bahwa kegiatan ini sangat sejalan dengan program kesehatan yang selama ini dijalankan oleh sekolah. “Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini, karena siswa menjadi lebih sadar terhadap kondisi kesehatannya. Ini tentunya mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan peduli terhadap kesehatan,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan. Para guru pun turut mendampingi serta membantu mengatur jalannya kegiatan agar tetap tertib dan lancar. Program pemeriksaan kesehatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, baik dari guru, siswa, maupun orang tua. Selain memberikan manfaat secara langsung bagi kesehatan siswa, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi yang penting untuk menanamkan pola hidup sehat sejak usia sekolah. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan pemeriksaan kesehatan bagi siswa dapat terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kesehatan generasi muda. Dengan kondisi fisik yang sehat dan prima, para siswa diharapkan mampu menjalani proses belajar dengan lebih optimal serta tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.

Rapat Dinas Bulanan MIN se-Jakarta dan Pembinaan oleh Kabid Penmad Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta

Jakarta Selatan, Jumat, 22 Agustus 2025 – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Jakarta Selatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Dinas Bulanan MIN se-Jakarta, yang dirangkaikan dengan kegiatan Pembinaan oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap bulan secara bergilir dari satu MIN ke MIN lainnya ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB, bertempat di Aula MIN 9 Jakarta Selatan, Jl. Madrasah Komplek Bumi No. 1, Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini, tim Anak Santun MAK Unggulan Informatika turut berperan serta dalam meliput dan mendokumentasikan seluruh rangkaian acara. Kegiatan diawali dengan penyambutan meriah kepada Kabid Penmad, Viola Cempaka  oleh peserta didik MIN 9 Jakarta Selatan melalui penampilan tarian daerah dan pertunjukan angklung. Suasana hangat dan penuh semangat pun langsung tercipta sejak awal kegiatan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah secara bersama-sama. Kepala MIN 9 Jakarta Selatan, Nony Priany, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah kegiatan rapat dinas bulan ini. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar-MIN serta antara madrasah dan instansi pembina dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Jakarta. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Jakarta, Ecep Hasanudin dari MIN 21 Jakarta. Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya forum koordinasi dan evaluasi rutin, tetapi juga menjadi wadah penting untuk pembinaan langsung dari Kabid Penmad, yang sangat dinantikan oleh seluruh kepala madrasah. Puncak acara diisi dengan arahan dan pembinaan oleh Viola Cempaka yang dalam paparannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik. Ia mengungkapkan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi secara langsung dengan para kepala MIN se-Jakarta. Viola Cempaka juga mendorong peserta agar menjadikan forum ini sebagai tempat bertukar gagasan, mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan, dan mempererat solidaritas antar madrasah. Setelah pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembahasan program kerja, tanya jawab, dan diskusi interaktif. Dalam sesi ini, para peserta saling bertukar pengalaman, menyampaikan masukan, serta mendiskusikan berbagai persoalan aktual yang dihadapi di lingkungan masing-masing. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, kegiatan ini ditutup dengan harapan agar rapat bulanan dan pembinaan seperti ini terus menjadi penggerak utama dalam peningkatan mutu dan layanan pendidikan madrasah di lingkungan DKI Jakarta.

Semarak Lomba 17 Agustus MAK Unggulan Informatika

Penulis: Rahmawan Hidayah – Jakarta, Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, OSIM MAK Unggulan Informatika menggelar berbagai perlombaan menarik yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru pada Selasa, 19 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan penuh semangat dan antusiasme. Acara dilaksanakan di lingkungan sekolah MAK Unggulan Informatika yang berlokasi di Jl. Kostrad Raya No.2, RT.9/RW.4, Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sejak pukul 02.00 dini hari hingga sekitar pukul 09.00 pagi, hujan deras sempat mengguyur lokasi kegiatan. Kondisi tersebut membuat lapangan sekolah yang menjadi pusat perlombaan tergenang air dan cukup licin. Situasi ini sempat menimbulkan kekhawatiran bagi panitia maupun peserta lomba. Namun, dengan semangat kemerdekaan yang tinggi, panitia akhirnya memutuskan untuk tetap melanjutkan kegiatan sesuai jadwal yang telah direncanakan. Untuk menjaga keselamatan peserta, panitia melakukan beberapa penyesuaian. Sejumlah perlombaan tetap dilaksanakan di lapangan meskipun kondisi tanah basah, sementara beberapa lomba lainnya dipindahkan ke area yang lebih teduh dan aman. Meskipun cuaca kurang bersahabat, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan keceriaan para peserta yang tetap berpartisipasi dengan penuh antusias. Beragam perlombaan unik dan menghibur turut memeriahkan acara ini. Di antaranya lomba gerak jalan di tempat dengan mata tertutup, tarik kursi, tarik tambang, futsal daster, lomba mencari koin dalam pepaya, lomba memindahkan air dengan gelas di kepala, serta lomba melepas kaos kaki. Setiap perlombaan menghadirkan gelak tawa dan keseruan tersendiri. Sorakan serta dukungan dari para penonton semakin menambah semarak suasana di sekitar lapangan. Kesuksesan kegiatan ini tidak lepas dari kerja keras panitia OSIM MAK Unggulan Informatika. Tim panitia dipimpin oleh Feby selaku Ketua OSIM dan Syifa sebagai Wakil Ketua OSIM, serta didukung oleh anggota panitia lainnya yaitu Rahmawan, Bintang, Shela, Kanu, Zahra, Arisah, dan Fahrel. Mereka bekerja sama dengan baik dalam mengatur jalannya perlombaan sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar meskipun menghadapi kendala cuaca. Walaupun sempat diguyur hujan deras sejak dini hari, perayaan lomba kemerdekaan di MAK Unggulan Informatika tetap berlangsung meriah hingga sore hari. Semangat juang para siswa dan panitia mencerminkan nilai perjuangan para pahlawan: pantang menyerah meskipun menghadapi berbagai rintangan. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antar siswa serta menumbuhkan rasa cinta tanah air. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, nilai-nilai persatuan, sportivitas, dan semangat nasionalisme terus ditanamkan kepada generasi muda.

MAK Unggulan Informatika Gelar Upacara Khidmat, Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia.

Penulis – Mytha, Jakarta, 17 Agustus 2025, Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) Unggulan Informatika menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu, 17 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan MAK Unggulan Informatika ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf madrasah dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme. Upacara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan suasana yang tertib dan penuh penghormatan. Prosesi diawali dengan masuknya Pemimpin Upacara yang merupakan siswa kelas XII ke lapangan upacara. Seluruh peserta yang telah berbaris rapi segera memberikan penghormatan kepada Pemimpin Upacara yang mengambil posisi di sisi kanan lapangan untuk memimpin jalannya kegiatan. Setelah itu, setiap Pemimpin Barisan melaporkan kesiapan barisannya kepada Pemimpin Upacara. Suasana lapangan terasa semakin khidmat ketika seluruh peserta berdiri dengan sikap sempurna mengikuti setiap rangkaian prosesi yang telah disusun. Tak lama kemudian, Pembina Upacara, Bapak Andya Pratama selaku Kepala Madrasah, memasuki lapangan upacara. Kehadiran beliau disambut dengan penghormatan dari seluruh peserta upacara. Pemimpin Upacara kemudian menyampaikan laporan bahwa seluruh peserta telah siap untuk memulai rangkaian upacara peringatan kemerdekaan. Momen paling sakral dalam upacara tersebut terjadi saat pengibaran bendera Merah Putih oleh petugas upacara yang merupakan siswa-siswi kelas X. Dengan langkah tegap dan penuh tanggung jawab, mereka menjalankan tugasnya dengan baik. Lagu kebangsaan Indonesia Raya yang berkumandang mengiringi naiknya Sang Saka Merah Putih di tiang bendera, membuat suasana semakin khidmat. Seluruh peserta upacara menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat dan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia. Dalam amanatnya, Bapak Andya Pratama mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagai kekuatan utama Indonesia. “Berani bersatu berarti setiap elemen bangsa harus mengutamakan persatuan di atas segala perbedaan. Dengan persatuan, Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat, maju, dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Andya juga memberikan pesan khusus kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Amanat tersebut disambut dengan penuh perhatian oleh seluruh peserta upacara yang mendengarkan dengan saksama. Pesan yang disampaikan menjadi pengingat penting bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini harus diisi dengan semangat belajar, berkarya, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan. Upacara kemudian ditutup dengan laporan dari Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah selesai dilaksanakan. Seluruh peserta kembali memberikan penghormatan kepada Pembina Upacara sebelum beliau meninggalkan lapangan. Setelah prosesi resmi berakhir, Pemimpin Upacara membubarkan barisan peserta dengan tertib. Meski sederhana, upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di MAK Unggulan Informatika berlangsung penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai nasionalisme, disiplin, serta rasa cinta tanah air kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa.